November 26, 2008
Apa Beda Ibu Berjilbab Ini Dengan Muslimah ?
Demo di atas menunjukkan bagaimana ibu- ibu Kristen Arab pun berjihad menentang pendudukan rasis zionis Eropa di Bethlehem. Bagaimana dengan anda ????
Just another WordPress.com weblog
Demo di atas menunjukkan bagaimana ibu- ibu Kristen Arab pun berjihad menentang pendudukan rasis zionis Eropa di Bethlehem. Bagaimana dengan anda ????
taufik berkata,
November 26, 2008 pada 10:42 am
seru juga ya kalo ibu-ibu yang demo……
ghoyim genit berkata,
November 27, 2008 pada 6:09 am
Saudara Ahmed, mengapa anda sangat anti Israel ? bukankah mereka bangsa yang dipilih dan dicintai Tuhan ? Mengapa anda pro Palestina, anak keturunan Hagar ?
J.W.Paul berkata,
November 2, 2009 pada 1:31 am
Sepertinya banyak orang tidak paham maksud artikel diatas ini!
Para ibu2 yg beragama kristen di daerah timur tengah pun, sebagian menggunakan jilbab seperti umumnya orang2 muslim!
Jadi dari situ kita bisa liat bahwa kebiasaan menggunakan jilbab itu bukan berasal dari suatu agama, tetapi dari suatu daerah/budaya.
Dan jilbab di timur tengah itu adalah budaya dan juga mgkn krn kondisi alam yg disana menyebabkan mereka perlu menggunakan jilbab.
Saya pun pernah baca di suatu koran kristen, bahwa para pengikut kristen/ katolik ortodok yg di daerah timur tengah, cara mereka berdoa dgn melakukan Shalat spt orang2 muslim, bahkan mereka shalat wajib sampai 7 kali sehari dan jam-nya pun sama, cuma bedanya untuk yg malam jam 12 & 3 pagi, di muslim disebut sunnah!
Jadi bahkan cara kita berdoapun, sebenernya berasal dari budaya dimana suatu agama berkembang!
Seperti di indonesia, banyak orang menganggap Peci adlh khas orang muslim, sebenarnya itu salah persepsi, karena di Jawa Peci itu digunakan bukan hanya oleh Orang Muslim, tapi yg non Muslim pun ada yg pakai, karena menurut mereka itu adalah salah satu budaya Jawa.
Lalu ?
charles berkata,
Februari 14, 2010 pada 8:38 am
yup bener bnget……..
jilbab maupun peci bkn identitas suatu agama…. ttpi itu suatu tradisi dlm satu wilayah…..
seandainya saja kita org kristen ibu2nya dan remaja putri pke jilbab jg….. kyknya tidak ada perbedaan yg signifikan…..
ahmed shahi kusuma berkata,
Februari 15, 2010 pada 2:10 am
@ JW Paul dan Charles
Setuju Bung! Tenks atas kunjunganya!
Cuma apakah anda mempunyai blog, yg bisa saya kunjungi…
Persatuan Pemuda Antar Beragama berkata,
Juni 30, 2010 pada 9:13 am
Penduduk Indonesia banyak yang salah mempersepsikan maslah Timur Tengah dengan Agama. Pdhl di Palestina saja ada Pemuda Palestina beragam Kristen ikut serta menyerang Tentara IsraeL. dr situ sdh terlihat bahwa yg terjadi disana bkn masalah Agama,tetapi masalah Tanah Leluhur/Zona TeritoriaL… Ingat, Teroris yang asli adalah Orang yang mau memancing dan Memanas2in Kita.. Ingat, berpikirLah bagaimana mengatasi para Koruptor Kita yang secara tdk Langsung Mereka juga Teroris Negara Kita yang menyerang Perekonomian dan Pembangunan Negara Kita…
Ingat Juga, Orang yang Mau berbuat Jahat dngn beralaskan Agama adalah Orang yg Munafik dan Satanisme bahkan TOLOL ABISS…. Karena Agama Manapun tidak ada yg mengajarkan Kekerasan..
ahmed shahi kusuma berkata,
Juli 1, 2010 pada 5:22 am
Mantap… siippp. setuju. Anda punya blog yg saya bisa berkunjung?
estimate berkata,
Desember 28, 2010 pada 9:18 am
yup saya setuju dengan informasi yang disajikan tersebut cuman informasi ini jangan cuman di web saja. Kalau bisa sebarkan ke seluruh Indonesia melalui berbagai media supaya semua org Indonesia tahu bahwa orang Arab tidak semuanya Islam. Masih ada puluhan juta Muslim Indonesia yang buta tentang apa Islam dan siapa Arab.
Sebelum Islam timbul sebagai agama ditanah Arab, Kristen lebih dulu ada disana sehingga orang Arab sebagian juga beragama Kristen. Mengapa Muslim Indonesia begitu buta dan picik. Jika Arab pastilah Islam, lalu bagaimana dengan orang Arab yang Kristen? apakah mereka tidak boleh berdoa dalam bahasanya sendiri?
Dalam setiap ibadah mereka menggunakan bahasa Arab, Alkitab juga berbahasa Arab, Khotbah juga berbahasa Arab, lalu mengapa orang Madura menolak adanya lagu Natal berbahasa Arab?
Memangnya bahasa Arab itu milik orang Maudra? Ditanahnya sendiri bahasa Arab digunakan dalam berbagai bidang kehidupan. Picik sekali melarang lagu Natal dinyanyikan dalam bahasa Arab.
Jika para ulama Madura melarang lagu-lagu natalberbahasa Arab maka seharusnya juga para ulama memperotes orang Arab Kristen untuk berbahasa Arab. Orang Arab saja tidak mempersoalkan mengapa orang Madura justeru mempersoalkan hal itu? aneh.
Nah, inilah yang harus kita infokan ke banyak orang dan menjadi tanggung jawab kita semua bahwa orang Arab tidak semua Islam.
seezqo berkata,
Desember 31, 2010 pada 4:02 am
Blog yang sangat inspiratif
mbah darmo berkata,
Maret 17, 2011 pada 1:54 am
Maaf mau numpang jualan…
Te…. Sate…. Te…. Sate.
sontoloyo berkata,
Maret 17, 2011 pada 2:04 am
hehehe
hitler berkata,
Maret 17, 2011 pada 9:43 am
Saya rasa anda jg harus pake jilbab trs ikut demo sm ibu-ibu supaya lebih terlihat anti fasis, zionis etc.
car liat gambarnya tidak sepotong-sepotong trs dijugement generalisasi bung!
muslimah bkn karena dia pake jilbab, kristen bukan karena dia pake holly cross, kepala botak bukan berarti anda biksu budha, demikian yg lain, anda pake pakean rapi, safari berdasi bukan terus pasti anda pejabat, bisa jadi anda garong ato maling,
itu cm sebagian kecil ciri2 yg mengarah kesana, lebih utama hakekat isi dari pakean, jiwa, kelakuan, peribadatan orang tersebut.
saya lebih setuju sm mbah darmo, lebih baik anda jualan sate drpda nulis blog kalo yg ditampilkan cm sisi kelam agama dg kiasan bahasa intelektual yg seolah-olah untuk pandanagan kemakmuran suatu bangsa
SASTRO berkata,
Oktober 30, 2011 pada 4:05 pm
berbeda itu boleh, tapi kebersamaan yang utama.
saya suka pendapat anda semua.
ahmed shahi kusuma berkata,
Desember 3, 2011 pada 1:04 am
pemerintah israel pun repot dgn tingkah orang relijius. Duitnya mau, pengakuan tidak. http://www.haaretz.com/print-edition/news/israeli-government-funds-yeshiva-whose-rabbi-preaches-against-the-state-1.399064