Februari 4, 2009
Tariq Ali atau Ali Sina ?

Venessa Redgrave dan Tariq Ali demo perang Vitnam
Tariq Ali muncul dalam lagu Street Fighting man nya Stones
Ada yang lucu dari orang2 yang mengklaim kebebasan, liberalisme, freedom, atau bahkan ateisme padahal yang nyatanya mereka adalah para fundamentalis dari sebuah agama atau rasis tertentu. Hal ini bisa dilihat pada “pemikir” semacam Bat Y eor dan para pemenang goyim award yag diberikannya pada Robert Spencer dan Ali Sina ( untuk walid Shoebat ditunda dulu karena ajaran injilnya di akhir jaman yang akan membakar yahudi ( rasis abis nih Tuhan !). Mereka mempunyai gagasan dasar Islam adalah teroris yang inheren dalam ajarannya. Robert Spencer dan Ali Sina gemar menggambarkan Muhammad sebagai gila seks dan semua julukan buruk lainnya. Dan itu sudah jelas sudah ditulis Ahmed Shahi Kusuma di Katagori Bigot.
Mereka semua memuji para kritikus Islam dan apalagi yang sudah mengakui ateis , atau sekuler,atau bekas muslim,semisal Ayyan Hirsi Ali, Ali Sina, dan Ibn Wrraq sendiri. Boleh saja, cuma Ahmed Shahi Kusuma merasa aneh mengapa mereka itu melupakan barisan ateis, sekularis atau bekas muslim semacam Tariq Ali ( tokoh gerakan kiri baru Inggris, bekas pendukung Trotsky, lihat di www.tariqli.org , lihat juga di www.counterpunch.org ) yang mengklaim ateis, atau As’ad Abu Khalil ( orang yang mengakui ateisme, marxisme,dan kemudian menganut ateis anarkis, lihat di angryarab.blogspot.com ) tidak dikutip dengan rasa hormat oleh “para pembela kebebasan” seperti Ghoyim Ali Sina dan Ghoyim Robert Spencer ?
Pernah Tariq Ali diwawancara mengapa ia tidak pernah memperoleh penghargaan yang baik oleh Robert Spencer dan Ali Sina, sementara Ayyan Hirsi Ali selalu dipuji jihad watch dan faith freedom, jawabnya sambil senyum, ” Saya tidak pernah menyenangkan mereka (zionis)” ! Mengapa faith freedom tidak mengutip tariq Ali tentang zionisme, masih pantaskah faith freedom menyandang kata freedom jika tidak memiiliki kebebasan ? Mengapakah Ali Sina Ghoyim yang mengklaim situsnya sebagai faith freedom tidak menyertakan pula kebebasan (freedom) untuk misalnya untuk Gilad Atzmon, warga Israel Yahudi yang dikeroyok Yahudi saleh hanya karena ia menentang rasis zionis dengan tuduhan mematikan antisemitisme. Apakah Ali Sina Ghoyim Bigot hanya mengartikan dan mengarahkan faith freedom hanya untuk menyerang Islam ( dan menyamakannya dengan terorisme)sedangkan ia tidak mengutip Gilad Atzmon yang bisa dijumpa di www.gilad.co.uk , freedom ( kebebasan)hanya untuk melawan Islam,lalu melawan yahudinya mana , wahai Ali Sina Bigot ?
Ahmed Shahi Kusuma dengan jelas tetap dengan rambu melawan bigot, baik tuduhan rendah terhadap marxisme, Islam,Yahudi, Kristen atau apapun. Ali Sina bigot ini adalah seorang bigot abad pertengahan dengan baju sok memuja kebebasan tapi sangat parah pseudo ilmiahnya
Yang jelas bahwa Bat Yeor dengan jihad watchnya,serta pengekor setianya Ali Sina tidak akan memberi piala bergengsi Ghoyimmitude Award kepada Tariq Ali meskipun ateis, karena ia terus mengganggu yahudi Israel, bangsa yang dipilih oleh Tuhan ( yang lain tidak). Dengan pemikiran seprti itu jelas kaum zionis dan para pemenang ghoyim award nya yang setia seperti Ali Sina dan Robert Spencer tidak peduli dengan kesalehan atau kemurtadan seseorang seperti Tariq Ali atau As’ad Abu Khalil yang menentang zionis atau mufti saudi Lahidan yang berfatwa haram demo untuk Gaza bagi muslimin, yang penting anda dalam bahasa Ali Abunimah dalam electronic intifadah, ” Anda hanya punya hak diam ketika dibantai Israel”, persis kata2 Belanda waktu Westerling membantai warga Sulawesi Selatan !
Mengapa Robert Spencer dan bat Yeor terus mengapresiasi tulisan tidak ilmiah Ali Sina di faith freedom yang pseudo ilmiah itu ? Alasannya adalah jelas karena faith freedom melayani kepentingan zionisme rasis imperialis, persis seperti Belanda di Indonsia yang memuji Sayyid Utsman dan Sultan Hamid Al Gadrie Pontianak, tapi menyikat PKI Semaun,kenapa hanya karena Semaun dan PKI anti Belanda !
Kembali ke Tariq Ali tokh yang terkenal bahkan sampai ke Rolling Stones dan John Lennon ini jelas tidak disukai oleh jihad watch nya Robert Spencer dan Ali Sina yang coklat karena menentang imperialisme Amerika dan zionisme.
Siapa sebenarnya yang fundamentalis dan siapa yang membawa – bawa agama ke konflik Palestina ??? Ajaran rasis Zionis Israel itulah , dengan kroninya di jihad watch, Bat Yeor, Meir Kahane ( masada2000.com) yang mengajarkan bahwa
” yahudi bangsa suci , yang lain tidak di hadapan Tuhan ” ( Ulangan 14″2)
” Siapa yang mengutuk yahudi, akan dikutuk Tuhan”( Kejadian 12:2-3)
Pantas rasul Paulus mendakwahkan kebenaran ke semua orang menentang picik pandang Yahudi yang rasis itu.
Ahmed Shahi Kusuma berkata,
Februari 10, 2009 pada 1:44 am
Tenks atas komentarnya… Pernyataan anda benar. Cuma saya keberatan dengan nada anda yang memberi label Yahudi, itu pernyataan rasis! Ada Yahudi fasis, berpikiran sempit sebagaimana muslim bigot, atau Kristen seperti itu juga. jangan generalisasi. salam pembebasan !
tedi santoso berkata,
September 11, 2009 pada 2:01 pm
bung, kalo bikin wordpress yang bermutu dikit dong, sori ya kalo boleh kasi saran artikel yg anda tulis ini tujuannya gak jelas, kayak orang stress aja, buat apa sih salam pembebasan, tujuan anda hidup untuk apa sih? aneh bgt bung, dasar atheis gak jelas
Yosua berkata,
September 16, 2009 pada 6:33 am
@Ahmed
Kenapa kamu bersikeras membela Palestina, memang kamu pembela teroris !
Blog sampah kayak begini harus ditutup karena membela teroris
luat nainggolan berkata,
Januari 19, 2010 pada 8:02 pm
saya malah berpendapat blog ini bagus….
yang ga mampu mencerna, ga usah mencerca..
ahmed shahi kusuma berkata,
Januari 20, 2010 pada 12:42 am
@luat nainggolan
Tenks atas dukungannya…..
Sudah biasa saya dicap ateis , atau radikal Islam, atau agen Yahudi, pluralis murtad dsb.
Saya pikir Bang Luat, maupun saya dan Mas Lovepassword , sama2 berikhtiar agar suatu hari nanti rasa kebertuhanan, sosialisme, dan cinta tanah air, tidak saling terkotakkan…..
Saya kira itu inti pesan
Yesus
Mahavira
Gotama
Musa
Muhammad
dsb…………..
dilanjutkan oleh Bonhoeeffer, Abul Kalam Azad, Gandhi, Bunda Theresa, dsb…
Coba klik tulisan saya ttg Kristen di blog ku
http://ahmedshahikusuma.wordpress.com/2009/07/06/dietrich-bonhoeffer/
atau juga http://ahmedshahikusuma.wordpress.com/2009/02/22/raimundo-panikkar-tokoh-katholik-india/
atau juga http://ahmedshahikusuma.wordpress.com/2009/04/01/kristen-kerala-sebuah-kristen-tanpa-dosa-barat/
salam!
AliOncom berkata,
Maret 5, 2010 pada 8:02 am
ALI SINA TUH ANJING YAHUDI! SEKALI ANJING SELAMANYA SAMPE MATI YA ANJING!
donggama sharon berkata,
Januari 1, 2011 pada 10:38 am
@all
saya cuma mau bertanya.. kira” lebih jenius mana kalian atau RASULLULLAH SAW… klo ada yang lebih jenius dari rasul ummat islam maka saya mengikuti dia,… tapi selama ini saya telusuri belum ada yg kejeniusannya melebihi rasul MUHAMMAD SAW…