11.12.09
A Myth Of Israel As A Nation With Tolerance Value Of Religious Diversity

A Praying IDF before killing goyims
Israel has declared herself as a state that tolerates many religions surviving in her own territory. This claim however makes good goyims around the world like Robert Spencer, Ali Sina, and Weal Aheon neglect the facts that the status of goyims make them on the position of the second class citizens, while the jewish state not only declares them as subhumans but also threatens the people status as Israeli citizens. Whereas those goyims still stay to obey as goyimmitudes (ghoyimmitudes). As a liberal and leftist, I ( Ahmed Shahi Kusuma) believe that this thought is originated on the idea that certain religion or race is much more superior than others.
This is of course not only a matter of a racist state like Israel with its idea of Jewish supremacy, but also other based religion or race states like some of Islamic states, such as Afghanistan prohibiting people professing apostasy from Islam. This is very irony for Israel that declares her state as a democratic state and the only in The Middle East.
The right of embracing certain religions (or being not religious) is a very principal right for evey one. But Israel makes someone suffer due to his conversion to Christianity. This can be seen on the case of Mordechai Vanunu. A former jew who then confessed christianity http://findarticles.com/p/articles/mi_m1058/is_10_121/ai_n6159160/. and also http://www.cnn.com/2004/WORLD/meast/04/21/israel.vanunu/ He is easily jailed for being a christian !!!! What a shame state!!! He is jailed only for stating Jesus is the Savior !!!
Israel also discriminates the other Christians in the country. By using the right of law of return, it is only the Jews that “can have rights to be back” to the promised land. The law of return is enacted in 1950 and of course only a few Arabs can be back to their villages in Israel because of this racial policy. This law also prohibits a jew converted to Catholicism to have Israeli citizenship because of having become a catholic during the second world war ( click : http://en.wikipedia.org/wiki/Oswald_Rufeisen ). And now there is a suspicion of war crimes done by IDF jew jihadists by stealing Arabs’ corpses as bussines purposes http://www.csmonitor.com/2009/0825/p06s04-wome.html. Of course their blood and bodies are not necessary for your kosher menu, but at least God you believe smells the goyims’ blood with strong feeling of appetite.
Well, Oh Israelis! show us that your country is a secular state having no discrimination !
lovepassword berkata,
November 19, 2009 pada 12:51 pm
Israel itu ngakunya demokrasi yah ?
Yah namanya juga ngaku-ngaku .
Eh aku barusan membaca buku favoritmu itu lho. Itu yang kamu promosikan sedemikian penuh semangat
Itu buku mengenai Obama dan Kiamat 2012. Obama = Anti Kristus itu lho. Yang menurut datamu buatan Gideon Sucahyo. MEndadak aku nemu bukunya di toko buku.
Setidaknya kalo dari sisi penerbit minimal balik modal.
Isinya keren juga sih
Biarpun sebagian besar isinya aduhai antik, tetapi kita tidak bisa memungkiri buku2 ajaib itu tetap punya pengaruh.
Salah satu masalah mengapa pluralisme ditentang keras oleh semua agama, setidaknya kelompok2 Islam dan Kristen yah memang terkait dengan sisi ini.
Pluralisme dianggap identik dengan agama baru , dianggap menyamaratakan agama. Lha masalahnya secara mendasar justru sudah ada pada definisi pluralisme itu sendiri.
Apa definisi pluralisme itu ternyata tidak sama antara pihak yang setuju dan yang menolak. Sebagian besar perbedaan justru terkait dengan definisi yang bikin mumet itu.
Kalo pluralisme diartikan menghargai perbedaan sebagai sesuatu yang memang seharusnya ada. Itu banyak yang setuju. Lha pihak2 yang tidak setuju itu umumnya menganggap pluralisme adalah menyamaratakan agama sehingga tidak ada lagi beda/keunikannya. Lha istilah mereka untuk perbedaan adalah pluralitas bukan pluralisme. Masalah istilah ginian ternyata bisa bikin mumet serius. Jadi definisinya sebaiknya disamakan dulu. Soalnya kalo pro dan kontra tetapi definisinya masing2 pihak lain, yah pro kontranya yah jadi tidak substansial.
Lha dalam tradisi agama baik Islam maupun Kristen tertentu, ada pihak2 yang mengaitkan pluralisme sebagai agama ciptaan manusia. Lebih parah lagi pluralisme diidentikkan dengan agama baru ciptaan dajjal atau antikris seperti yang ditulis di buku sahabat karip kau itu
Lha disinilah posisi Obama sebagai antikris mendapat pembenaran . Sebagai pihak yang konon nantinya diramalkan oleh buku antik itu – berhasil mendamaikan dunia termasuk mungkin konflik Israel Palestina. Entah dengan cara apa.
Lha dengan kekuasaan dan otoritas serta kepercayaan dunia yang semakin besar, Obama akan semakin merelatifkan agama2 yang ada , meminggirkan agama. Gicu kayaknya teorinya kan ?
ahmed shahi kusuma berkata,
November 20, 2009 pada 1:52 am
@lovepassword
1. Sampeyan kasih komentar koq panjaaaaaaaaaang, la ini komentar apa postingan di blog ya?????
Sampeyan beli buku itu, atau koyok aku gratisan wae..he…he..he?
2. Tentang munculnya fundamentalisme dan bigot macam gitu, yen tak pikir2, yo karena ironi modernisasi. Harvey Cox dulu optimis teknologi membunuh tuhan, lalu Tuhan makin menguat juga. Internet juga membantu merelatifkan nilai, nah ini menghawatirkan orang2 yg butuh kepastian, lalu sikat sana sini, kutuk situ sini.
3. la kalo masalah pluralisme nih juga menarik.
Agama kan masalah institusi, tapi apakah ada yg bisa mencegah manusia yg g puas dengan materi semata??
Apa yg mengecewakan dari materi, buanyaaaaaaaaakkk? Banalisme daging (macam tulisan Camus dalam Caligula gitulah!)….
Maka spritualisme ada tempat di sini. lalu orang macam Pak Ioanes Rakhmat, ente, saya (yg pluralis) kan cemas, bahwa kalo spiritualisme yg tinggi dalam jiwa manusia direduksi oleh para jihadis dan bigotisme satu kebenaran agama tunggal (baca:bukan spiritualisme) menjadi lempar bom, inkuisisi, dll…………….Jadi Agama bisa jadi gagal kalo tidak membimbing kepada arah spiritualisme seseorang!
Jadi kita bisa masuk ke sebuah hipermarket, lau pilih2 barang apa yg kita beli……………..
Kalo kita beli barang Kristen, jualannya nasi goreng Pak Ioanes Rakhmat apa Pat Robertson dan Weal Aheon???
Yang Islam bisa cari Cak Dur apa Baasyir……
La wong Hindu yg aku kagumi aja sempat terantuk karena BJP koq, malah Islam punya Kabir en Maulana Abul Kalam Azad. Dan kalam Azad lah yg membuatku jadi orang sesat begini!!!! Sampeyan terbuat dari dan oleh siapa jadi sesat???
4. Coba nulis di blog sampeyan aja ttg pluralisme nanti tak kunjungi
Maassalam!
lovepassword berkata,
November 25, 2009 pada 12:10 am
Dah juragan. Tuh sudah tak buat
حَنِيفًا berkata,
November 25, 2009 pada 5:01 pm
Hei. ahlul OMDO, bantuin tuhh… temen syi’ahlan sampean… hehehe
http://haniifa.wordpress.com/2009/11/21/darah-orang-orang-syiah-halal/#comment-7378
Note:
Berani berkomentar … harus berani bertanggung jawab dunk, … hua.ha… jangan-jangan sampean sedang ber takiyaaahhhaaaaaaa
حَنِيفًا berkata,
November 25, 2009 pada 5:05 pm
Paling2 anak teknik,farmasi,fisika, kimia,kedokteran dan sejenisnya, yg lagi baru tau kalo huruf ba’ titiknya di bawah!
____________________
Takabur… , Idiot
حَنِيفًا berkata,
November 25, 2009 pada 5:07 pm
Hel ahlul Syi’ahlan,
PIlih artikel saya disini:
http://haniifa.wordpress.com/daftar-isi/
Buktikan kesombongan, sampean !!!
lovepassword berkata,
November 26, 2009 pada 12:20 am
Nonton orang lagi pacaran
. Kalo pacaran yang mesra yah.. Kalo nyubit jangan keras-keras.
ahmed shahi kusuma berkata,
November 26, 2009 pada 8:23 am
@haniifa
Trima kasih , mampir ke sini!
AHLAL WA SAHLAN
Akhi Haniifa fillah, tuh dah denger nasehat Cak Lovepassword ora? Saya disuruh pacaran sama ente, padahal, bagi ente:
1. Pacaran hukumnya haram…….ikhtilat, yg ketiga syaithon
2. Apalagi pacaran sejenis, itu hukumnya liwath……tanya pada Sheikh Bin Baaz sana
Akhi, saya cuma mengutip ulang lagi ya jelas ilmu sampeyan tinggi pake Quran wa hadits sementara saya cuma pake Tafsir Suyuthi Al Durr Al mantsur en Buku HAMKA dalam tafsir Al Azhar nya…la wong sampeyan gak butuh yg laen plus buku penrang jiwa karya Sheikh Bin Baaz ,Saleh Al Utsaimin,en Syekh Muqbil (buku beliau “Hukumnya menyusui laki2 dewasa pada wanita” ) supaya menjadi muhrim, mau????
Alaa kulli hal, la wong jelas sampeyan pinter, wong anak Ilmu Alam, sementara saya kelas pesantren kampung, yang ajarannya penuh bid’ah ya????
Tidak seperti pelajaran yg sampeyan dapet bahwa kalo A pasti A sesuai hukum alam, hidup ulul albab, halal darah kaum bid’ah!
Pertama yg halal darah bagi ente (tak bantu njelentrehkan…..
1. Bunuh dulu nabi2 palsu, Lia Aminudin lalu.
2. Murtadun macam Ahmadiyah yg mengajarkan Nabi palsu…
3. halalkan darah “pneyembah” Ali, Syiah Rafidhi kafir yg punya Quran laen dan pembawa sabu2
3. lalu halalkan darah pembuat bid’ah dan musyrikin seperti saya , yg biasa membaca Diba’, Burdah, dan pembaca kitab sampah macam Bidayah Al Hidayah, Ihya’ dst…
Itu kan tsaqofah ente?????
Sebentar yah…tak dengerin lagi syair bidahnya Syeikh Al Bushiri…..
lovepassword berkata,
November 27, 2009 pada 7:08 am
Mohon Maaf Lahir dan Batin ya Semuanya
حَنِيفًا berkata,
November 27, 2009 pada 7:45 am
@Ahmed
Trima kasih , mampir ke sini!
___________________
Kembali kasih, sampean sudah menanggapi.
padahal, bagi ente:
. apakah sampean faham fiqh ISLAM soal fitnah ?!
1. Pacaran hukumnya haram…….ikhtilat, yg ketiga syaithon
__________________
Dimana dan kapan sayah menulis/ berkomentar tentang pacaran … jangan main fitnah atau menuduh sembarangan
2. Apalagi pacaran sejenis, itu hukumnya liwath……tanya pada Sheikh Bin Baaz sana
____________
HOMO atau LESBI … HUKUMNYA HARAM dan pasti masuk neraka jahanam … INI MENURUT AL QUR’AN. silahken sampean baca kaum Nabi Luth a.s, apakah sampean tidak pernah bisa baca Al Qur’an ?!
bla..bla..
halal darah kaum bid’ah!
bla..bla…
_______________
Tunjukan tulisan/artikel dan komentar sayah ?!
Itu kan tsaqofah ente?????
________________
Sekali lagi sampean menuduh tanpa dasar, ?????
TUJUKAN kalau saya tsaqofah ???
… hua.ha.ha… Apa itu tsaqofah ?! ,… Apa ada di Al Qur’an ?!
ebentar yah…tak dengerin lagi syair bidahnya Syeikh Al Bushiri…..
________________________
APA KATA AL QUR’AN TENTANG PEMUJA SYA’IR SEPERTI SAMPEAN !!!
Surah Asy-Syu’araa 26:221-224
221 – Haruskah Aku beritakan kepadamu atas siapa turun setan-setan?
222 – Turun atas setiap pemfitnah yang banyak dosa.
223 – Menghadapkan pendengaran dan kebanyakan mereka adalah pendusta.
224 – Dan para penyair, diikuti oleh orang-orang yang sesat.
Sumber: http://haniifa.wordpress.com/2009/11/21/darah-orang-orang-syiah-halal/#comment-7409
Siapa yang sesungguhnya melenceng dari Al QUR’AN ver. ISLAM (baca: Bid’ah) ?!
jawab: AGAMA SYI’AH atau faham syi’ahisme seperti sampean.
Wassalam, Haniifa.
حَنِيفًا berkata,
November 28, 2009 pada 11:01 am
@Mas Ahmed
Paling2 anak teknik,farmasi,fisika, kimia,kedokteran dan sejenisnya,
yg lagi baru tau kalo huruf ba’ titiknya di bawah!”
____________________________
.::NEW BIE::. “Syurr ga dibalik jilbab hitam
ahmed shahi kusuma berkata,
November 30, 2009 pada 12:28 am
@hanifa
Ok ya…………fitnah, halal darahnya!
Omong2 darah syiah halal menarikjuga,cuma sayang antum cuma berani teriak doang kapan dilakukan? nanti kena ayat munafik lo…cuma omong g dilakuin!!!
Mending taliban yg sudah membantai syiah di Afghan seperti kasus hazara di mashar e sharif
antum kan orang muslim sadar baru yg baru tau kalo ba ada titik di bawah, jadi wajar tidak baca Prof.HAMKA dalam tafsir Al Azharnya yg ‘memuji” Syiah, meski beliau tokoh Muhammdiyah:
1. Beliau merasa berterima kasih atas pemberian tafsir Al Mizan karya Thabathabai yang halal darahnya menurut ente (koq qurannya sama??). Saya pikir HAMKA kalah canggih dengan antum yg tau ba ada titik di bawahnya!!!!
2.HAMKA juga memuji taqiyyah yg berhubungan dengan kisah Ammar bin Yassir ra.
Oh ya…..akhi sudah baca buku antibidah Syekh Muqbil belum, “HUKUM MENYUSUI LAKI2 DEWASA” bagus koq, biar tetap anti bidah!!!!
Kalo punya buku2 Syekh Al Albani, Bin Baaz, Saleh Utsaimin sejenis kirim ke aku…alamatku jelas Fakultas Sastra Unitomo, jalan semolowaru Surabaya, bukan fakultas farmasi atau teknik nuklir dan geologi………
Oh ya Burdah dan bidah………pedoman ente kan quran, lupa lagi aku yg ahli bidah ini en taqiyyah ini………..
la kalo saya sih levelnya buku2 ulama gak quran langsung yg luar biasa pinter menjadi mujtahid itu….Buat apa HAMKA,lalalaen, madzhab!!!
Sikat syiah dan ahlul bida’h , Hidup kaum sadar Baru, Hidup huruf Ba’!!!!
Balada seekor burung Gereja « حَنِيفًا berkata,
Desember 14, 2009 pada 1:52 am
[...] Ust. Dungu Abdullah ass-Segaff, Arr: Tondi Rang Kutil ) Wahai kau burung dalam [...]