Juni 21, 2010
Komentar Sekitar Munas PKS
Salah satu partai politik utama Indonesia, yaitu Partai Keadilan Sejahtera telah mengadakan munasnya. Saya (Ahmed Shahi Kusuma) tertarik mengomentari wacana seputar munas tersebut yaitu gagasan sekjen PKS Anis Matta tentang perlunya membuka dialog dengan Amerika. Posisi saya melihat kaitan Islam sebagai agama an sich dengan Amerika perlu dicek di http://ahmedshahikusuma.wordpress.com/2009/01/29/amerika-dan-islambagaimana-bereaksi/ .
Saya mengenal ide2 Anis Matta jauh sebelum PKS sebagai partai sudah ada. Ide2 gerakan Islam sebagai sebuah Nidhom yg berbeda dengan agama yg lian (mengutip Al Attas sebagai islam adalah Dien, sementara saya tidak setuju dengan gagasan sempit seperti ini,( la ayat lakum DIEN ukum waliyadin itu apa artinya?) muncul dalam jurnal2 yg dibuat Anis matta wa ashabihi kira2 tahun 1990an awal dengan inthilaqnya atau sabilinya. Jurnal ini bisa saya temukan mudah di kampus atau masjid2 kaum modernis umumnya. Isinya menarik tentang perlunya tarbiyah jihadiyah mengahadapi kaum kafirin ( Israel , Serbia dst) juga kaum munafiqin yang walanya kepada selain Allah seperti rezim sekuler Aljazair melawan FIS dst. Saya masih menyimpan gegap gempita suasana itu. Amerika jelas masuk dalam daftar setan, dan rezim 2 sekuler macam Tansu Ciller yang kemalis yang melawan Erbakan adalah taghut. Cuma saat itu yang menarik jurnal2 ini kurang berani mengeritik susahnya menghadapi rezim Suharto. N
Nah berangkat dari sejarah Anis Matta yang retorikanya di tahun 1990an (ohya saya ingat teman saya Lovepassword yang berkata manusia bisa berubah) , saya sangat bersyukur kalau PKS mencanangkan tekad untuk membuka dialog peradaban dengan pihak Amerika. Dalam salah satu wawancara TV, Anis Matta mengatakan bahwa musuh utama adalah imperialisme dan harapan untuk menekan Amerika untuk menghentikan agresifitas Israel.
Salah satu poin penting PKS dalam dialog peradaban yang dibangun adalah pemilihan Hotel Ritz Charlton yang mengalami peledakan karena ulah teroris gila, dan keberhasilannya untuk mengundang dubes Amerika yang sering didemo dan dikarikatur setan. Transformasi ini penting. Ok, peledak Ritz Charlton lalu sedikit banyak mengalami internalisasi nilai2 jihad macam gerakan wahabi politik macam Sayyid Quthb, dan Assyahid Abdullah Azzam, pun para ikhwan tarbiyah (PKS) juga belajar buku yang sama, tapi berbeda pandangan (malah saya sering ketawa melihat bahwa akhwat2 PKS lebih keras dalam masalah jilbab dan kaos kaki daripada ulama Ikwan sendiri macam Yusuf Qordhawi maupun Muhammad Ala Ghazali) . Jadi malah bangsa kita kadang lebih ekstrim daripada yang di timur tengah (demikian juga para penginjil yang mengekor Yahudiisme atau gereja Amerika).
Mungkin juga PKS menyadari gerak partai sejenis di Turki yang digawangi tokoh macam Abdullah Gul yang dengan enaknya bersalaman dengan Desy Anwar (eh haram itu!), atau Erdogan yang tetap menjunjung tinggi nilai Kemal, sementara Anis Matta bisa mem,uji Sukarno, sebagai tokoh anti imeprialisme!!! Dan itu sah saja…….
Cuma apakah semua amal PKS saat ini itu berdasarkan nilai hakiki mendasar akan nilai prinsip tentang penerimaan modernisme yang cenderung anything goes, dan tidak bisa 100% atau tidak sama sekali , atau atas dasar kepentingan politis sesaat. Sebagaimana politis yang oportunistik? sehingga berlindung di balik nilai2 demokrasi dan kebhinekaan? Saya sangat menginginkan PKS dengan tegas juga bisa menerima kehadiran apa yang dianggap sebagai gerakan sempalan Islam seperti Ahmadiyah ataupun Syiah. Bukankah secara mendasar tokoh2 ikhwan banyak yang saling berbagi dengan kaum Syiah Iran???
Dialog adalah atas dasar keyakinan kesetaraan bukan strategi politik yang bikin rabun orang seperti saya.
phones camera berkata,
Juni 21, 2010 pada 11:13 am
panjang banget dialog nya…
hehehe….
makasih banyak infonya///
salam hangat,,,
yuliuslaga berkata,
Juni 22, 2010 pada 4:34 am
dialog yang menarik sekaligus menggelitik..
salam jumpa…
ahmed shahi kusuma berkata,
Juni 24, 2010 pada 2:21 am
@Yulius
Gimana kegiatan kamrad2 katolik Unitomo akhir akhir ini, aku koq gak denger sama sekali yah???? Sampeyan sekarang ketuanya. Bagus, semoga bisa membawa UKMK menjadi lebih membumi dan berdialektika…..
AS... berkata,
Juni 30, 2010 pada 11:59 am
sing nduwe blog iki dudu wong islam tho??