Desember 16, 2008

Ali Sina cs Kaum Bigot Yang masih Berkulit Coklat

Posted in agama, bigot pada 11:50 am oleh kusumahk

         Indonesia kapan hari dihebohkan oleh gambar kartun Nabi SAW. Gambar yang diambil selain tidak menampakkan keilmiahan jelas juga diambil kopi paste dari situs kaum bigot berwatak abad pertengahan  faith freedom international yang dikelola oleh Ali Sina cs yang berbasis di Bellevue, Washington , USA. Seperti Standard kaum bigot lainnya di agama manapun ( Islam, Yahudi dan sebagainya), maka jelas Ali Sina cs menampkkan pseudo-ilmiah yang akut. Ibarat masuk ke sebuah kota, maka Ali Sina akan menggambarkan kota itu dari aspek buruknya dan masih dibumbui dengan kerendahan inovasi yang tidak layak secara ilmiah. Contoh adalah melukiskan kota A dengan melulu bagian sampah, tikus dan sejenisnya tanpa meyebut taman dan bunganya. Fenomena bigot ini sama dengan apabila kita melihat buku- buku islam ketika melukiskan agama lainnya juga, apakah memang dunia banyak dihuni kaum bigot ???

        Ahmed Shahi Kusuma menilai bahwa Ali Sina, Rober Spencer, Ibn Warraq  dan sebagainya sebagai orang yang terus diburu dengan semangat untuk menghancurkan islam dan itu tidak aneh karena sekali lagi landasannya berasal dari apriori, persis ketika anda membaca tulisan Hizbuttahrir dan sejenisnya tentang Yahudi,Mustafa Kemal, dan sebagainya. Akibatnya dikotomi bipolar model Levi Strauss menjadi-jadi. Hizbuttahrir punya mitos penjajah kafir barat, maka Spencer cs punya mitos islam agama setan. Persis yang dikatakan John Esposito keduanya akan menyetankan satu sama lainnya. Konsekuensinya kaum bigot semakin menjadi-jadi!!!

        Di Indonesia situs yang dikelola oleh Indonesiamatters yang dikelola oleh Mr.Patung misalnya, oleh Ahmed Shahi Kusuma juga dianggap sebagai mewakili bigotisme. Ahmed Shahi Kusuma misalnya tidak akan bisa ditampilkan komentarnya kalau ia mengeritik Kristen di webnya, tetapi bisa diterima apabila tidak mengeritik Kristen, inikah watak ilmiah ? Contoh, ketika memuat hubungan Islam dan babi, maka situs ini suka mereka yang mengejek aturan Islam tentang hal ini, tapi ketika Ahmed Shahi Kusuma berkata,” Di Tomohon jelas orang sana tidak hanya makan babi, tapi juga tikus , kelelawar, dan kucing, “maka tulisan ini disensor. Ahmed Shahi Kusuma  memulai tradisi dengan tidak menyensor tulisan apapun, karena bigotisme adalah lawan ilmiah !

       Ali Sina yang ingin disetarakan dengan majikan bulenya ini, suka menulis Islam dengan agama pedang. Dalil usang ini jelas berlawanan dengan akal sehat. Pertama , dari dalil bigot islamist yang mengatakan bukankah Kristen yang agama penjajah ??? ( Ahmed shahi Kusuma menolak pandangan bigot ini juga, karena Etiopia, Arab, Armenia, dan sebagainya tokh Kristen bahkan tapi juga malah korban penjajahan), jadi mereka yang bigot biasanya suka memilih ayat lawannya yang justru merendahkan agama mereka sendiri.

         Sisi yang lain adalah kaum bigot di islam yang banyak tentu”wajar” mengiongat mayoritas umat ini masih belum terdidik dengan tradisi ilmiah bahkan tradisi keagungan karya Islam klasik yang menghargai perbedaan. Contoh, berapa banyak aktifis harokah Islam yang menurut Ahmed shahi Kusuma  tahu tentang gambar Nabi SAW terdapat di manuskrip Persi kurno ???

5 Komentar »

  1. Ghoyim Genit said,

    Ahmed Shahi Kusuma anda benar tentang Mr. Patung dan Indonesiamatters nya, komenku yang mengeritik Kristen, misalnya kisah incest Lot dan anaknya 2 cewek kecil seperti itu tidak dimuat !

  2. Rizal said,

    setuju, hapus sgl bentuk bigotisme dalam agama. blognya saya link di blog saya ya🙂

  3. Ahmed Shahi Kusuma said,

    Oh ya Rizal, terima kasih Rizal ! Semoga pencerahan dan kebencian ( teruatama) atas nama agama menjadi sirna di bumi kita ! Salam-salom-santi

  4. terserahlah said,

    muslim tuh bodoh dan pekok…
    mau2nya dibodohin ma orang arab..wekss

  5. Ahmed Shahi Kusuma said,

    Tenks atas komennya. Saya setuju dengan komen anda, bahwa banga kita measih terjebak pada paradigma agama, sehingga misalnya masalah TKI yang terhina di Saudi kita tidak protes ( lihat tulisan saya tentang fasis islam atau islam bukan Arab), tetapi juga aneh sekarang evangelis yang mengikuti serba Yahudi seperti mengganti Moses dengan Moshe, Allah dengan Yahweh, dan Yesus dengan Yeshushua atau Yeshua. Semangat Yohannes 14:6 ini memang lucu hingga Atahualpa merenggang nyawa atau pembantaian Amritsar 1919 ! saya bisa memahami mengapa Diponegoro dibunuh belanda karena ia” belum beradab” !


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: