Desember 16, 2008

Hatikvah: Lagu Kebangsaan Negara Penjajah Fasis

Posted in zionis imperialis, zionis rasis pada 11:17 am oleh kusumahk

      

 

                                 

           Indonesia sebuah negara besar dengan 3 pembagian waktu yang berbeda dari barat sampai ke timur, Alhamdulillah tidak memberikan diskriminasi kepada rakyatnya setidaknya dari semangat warna bendera dan lagu kebangsaan.  Bendera merah putih tidak merujuk pada ras , agama, kelas, latar belakang tertentu tetapi merefleksikan kehendak bersama bangsa Indonesia, demikian juga dengan lagu Indonesia Raya. Ahmed Shahi Kusuma melihat bahwa hal ini lain sekali dengan negara yang mengklaim dirinya sebagai negara yang demokratis dan egaliter, yaitu zinosi rasis penjajah Israel. Negeri ini yang didirikan atas dasar kepentingan ras dan agama tertentu ini sangat menonjolkan kepentingan kelompok tertentu yaitu Yahudi Ashkenazi ( Eropa). Penjajah berkulit putih dengan bahasa jerman, Yiddish, Polandia,dan sebagainya ini memperlakukan warga no Yahudi sebagai warga kelas rendahan, terutama apabila anda  Arab ,baik Muslim ataupun Kristen. Lihat pada bendera dan lagu kebangsaan mereka. Ahmed Shahi Kusuma melihat bahwa lagu Hatikvah adalah lagu kebangsaan yang imperialis dan fasis serta diskriminatif. Imperialis karena ingin menundukkan tanah orang lain. Fasis karena dilatarbelakangi kepentingan bigot fanatisme Yahudiisme, dan diskriminatif karena semua teksnya hanya untuk warga  Yahudi, bagaimana dengan warga Arab ( muslim ataupun Kristen ) ???

         Berikut ini teks lagu yang dianggap Ahmed Shahi Kusuma sebagai rasis penjajah ini :

        As long as in the heart within, A jewish Soul  still yearns

       An onward, towards the end of the east

       An eye still gazes toward Zion

      Our hope will not be lost

      A hope of two thousand years

 to be  a free people on our land

      the land of Zion and Jerusalem

 

        Ahmed Shahi Kusuma ingat jenis lagu penjajah ini saat Soekarno  dan kawan- kawannya masih sekolah dulu, ia dipaksa sang guru yang  Belanda untuk menyebut nama= nama sungai di Belanda dan pahlawan=pahlawan Belanda sebagai pahlawan. Untuk mengingat itu Soekarno mengubah jalan di Jakarta dengan teuku Umar menggantikan nama pahlawan Belanda  di Perang Aceh.  

 Inilah memang watak penjajah yang mengklaim sebagai negara demokratis dan pluralis !!!

13 Komentar »

  1. Jonathan said,

    Ahmed jangan kasih komentar ngawur. Tuhan memang sudah menjanjikan tanah itu untuk umatNya, yaitu Israel, bukan untuk anak si budak wanita Hagar itu. Tuhan marah kalau kita tidak memberikan tanah itu untuk Israel !
    Lihat Ahmed, Yahudi dibela Tuhan melawan anak cucu Ismael dalam perang yang tidak adil, Israel dikeroyok banyak anak cucu Ismael.

  2. Ahmed Shahi Kusuma said,

    Betul Kristus mengasihi saya dan anda juga. Tapi , Kristus yang saya cinati bukanlah Kristus pendukung israel yang fasis, rasis, dan imperialis. Saya percaya kasih Tuhan tidak untuk ras tertentu ! Syalom !

  3. dhany said,

    israek adalah nama lain yakub..israel identik dengan yahudi,tapi yahudi belum tentu zionis.
    yesus benci pembunuh,tapi israel adalah bangsa terpilih,meski berpencar,tapi mereka selalu lbh unggul dari siapapun,karena mereka adalah bangsa pilihan.
    dan terkutuklah yang mengutuk israel,mengutuk zionis?
    itu saya ga tau,tapi yang jelas dimanapun israel berdiri,disitulah tanah perjanjian buat mereka..
    as long as i live,i stand with israel…bukan zionis

  4. Ahmed Shahi Kusuma said,

    Israel jelas dibentuk dengan gagasan rasis zionisme !
    Kalau anda mendukung Israel berarti anda belum mampu melampaui pos faktum.
    pada masa civil war Amerika, banyak orang Kristen berpikir bahwa benar secara moral menjajah ras hitam (kej 9:25)m, nah kalau anda mendukung Israel sekarang, anda mengulangi kesalahan yang sama……
    Coba cek blogroll di atas, mereka adalah umat Kristen juga.

  5. zefanx said,

    Tanah perjanjian itu bisa dibaca tidak dalam konteks rasis seperti itu. Bung Dhany terkesan itu sebagai pandangan semua penganut ajaran Yesus Sebenarnya bukan tentu demikan adanya lo
    Banyak juga orang Kristen menentang zionisme atau Israel; berdasar kitab suci/ alkitabiah juga
    Coba kunjungi http://www.abrahamsbirthright.com/html/palestine.html
    Salam damai

  6. somijar said,

    Penjajahan harus hapus

  7. @somijar
    Ini alamat LKis yang anda cari
    LKiS

    Jl. Prangtritis Km. 4,4 Salakan Baru No. 1

    Sewon, Bantul, Yogyakarta

    Telp./Fax: (0274) 387194/417762 Email: elkis@indosat.net.id

  8. lovepassword said,

    @Jonathan : Ada baiknya kamu baca juga Jewish Deicide… ^_^

    Mengapa pada suatu masa , Kristen termasuk Hitler ngamuk-ngamuk sama Yahudi bahkan membantai ? karena dalam persepsi mereka adalah Yahudi bangsa paling terkutuk di Perjanjian Baru… Seperti kuburan putih yang dalemnya jerangkong… ^_^

    Itulah tafsir yang berkolaborasi dengan kepentingan kebencian manusia. Kepentingan menonjolkan diri menginjak yang lain. Silahkan baca-baca itu. Nikmatilah. Lihat saja itu sebagai penyeimbang… Anti Semit yang ada sekarang , adalah warisan kemarahan Kristen terhadap Yahudi.

    See You…

    SALAM

  9. ahmed shahi kusuma said,

    @lovepassword
    seperti biasane ulasane mantap. Masalah Antisemitisme kemudian dijadikan kedok oleh para aktifis harokah yahudi untuk membuat mereka kebal dari kritik seperti yg saya tulis pada masalah Obama, yaitu Antisemitisme sebagai alat untuk memblokade kritik terhadap zionisme.
    Saya kritik zionisme bukan karena Yahudinya, tapi karena gerakan fasisnya seperti juga bassyir ,Hizbutathrir dan sohib2 sejenis.
    Masalah Yesus anti semit ini menarik juga. banyak ayat2 di Injil Yohanes mengindikasikan hal tersebut

  10. tuenlaja said,

    yang penting palestine dan israel jangan nak saling balas membalas kejahatan dgn kejahatan baru dapat aman .kalau tidak sampai pecah bumi pun belum tentu…langsung takkan ada pluang…

  11. memme said,

    Secara teori Indonesia sudah bagus, merah putih milik bersama, tapi apakah dalam praktik sudah senyaman semangatnya?

  12. budikasmanto said,

    Terlepas dari pendapat kita, kejahatan Yahudi adalah fakta. Masalahnya bagi kita sebagai orang Kristen, bagaimana kita bersikap sesuai dengan ajaran Alkitab. Kita tidak diajar untuk mengutuk, tetapi juga tidak mungkin mendukung kejahatan mereka. Secara rohani yang perlu kita lakukan adalah berdoa untuk pertobatan mereka. Di sisi lain yang juga sangat penting, kita harus memberi penjelasan kepada umat Kristen, juga kepada dunia, apa penyebab tindakan mereka dan bagaimana akhir dari sejarah mereka. Saya percaya bahwa Alkitab menyediakan jawabannya. Masalahnya, siapakah orangnya yang sanggup melakukannya?
    Shalom!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: