Januari 2, 2009

Kuliah-Kuliah Maxime Rodinson(I)

Posted in Marxist Abis, Yahudi Keren pada 1:33 am oleh kusumahk

Tokoh Marxist Prancis Maxrime Rodinson  (1915-2004g) mungkin di tanah air dikenal karena karyanya “Muhammad”.  Ia berasal dari keluarga Yahudi yang kedua orang tuanya dibasmi Nazi di Auschwitz. Sejak muda ia terlibat di Partai Komunis Prancis, bukan karena dialektika materialisme Marx, tetapi karena alasan moral ( bandingkan dengan pandangan Althusser yang menekankan materialism Marxisme!!! )

Tulisan -tulisan  Rodinson tajam untuk membedah dasar- dasar konflik di dunia ini yang sering    dilakukan dengan mengeksplotasi pengejekan ras atau agama tertentu. Tujuan dari hal ini adalah rasa superioritas dari tuhan suku tersebut ( yang diasumsikan membela kebenaran melawan kebatilan) .

Rodinson melihat bahwa di sejarah bangsa Yahudi yang sering terlibat bentrok dengan suku lain yang pada masa itu dianggap memiliki dewa-dewa yang berbeda ( bayangkan saja di tanah air masih banyak yang berpikir bahwa Allah, Gusti Pengeran, Yahweh berbeda-beda). Bangsa Moab misalnya memandang israel sebagai melawandewa ereka yaitu Kemosh, sementara bangsa Assyria menyerang  Elam dan menghina dea suku Elam yaitu Shushinak dengan cara menghancurkan patung, mengotori  tempat pemujaan dan sebagainya. Rodinson menyebutkan bahwa hal  ini merupakan usaha untuk saling merendahkan( Ahmd Shahi Kusuma menambahkan untuk menjatuhkan mental lawan )

Ahmed Shahi Kusuma melihat bahwa cara- cara primitif dengan semangat kesukuan ( denga memilah-milah Tuhan ) masih diterapkan dalam perang saat ini. Contoh, perang Irak atauPalestina misalnya yang masalah utamanya bagi Ahmed Shahi Kusuma adalah penjajahan fasis dan rasis terseret -seret dalam masalah agama. Para tawanan di  Guantanamo misalnya sering mengaku bahwa Alquran dibakar atau diinjak-injak diludahi gambar nabi, gambar Nabi dihina dan sebagainya. Tujuan dari tindakan ini adalah untuk merendahkan dan menunjukkan bahwa kelemahan dewa suku lain ( jadi Allah Islam lemah). Nah, di sini persoalannya, perang penindasan menjadi perang agama , yang dalam kajian Marxis maxim Rodinson sebenarnya merupakan kesadaran palsu. Di Indonesia misalnya, peristiwa Entong Gendut yang melawanB elanda karena Belanda kafir, najis, padahal sebanrnya eksploitasi imperialisme , tetapi di sini agama  berperan sebagai alat eksplotatif pembangkit dan penghancur semangat, maka tidak heran para jihadist muslim (FPI,HTI,MMI) memandang isu Palestina sebagai perang suci, sebagaimana Robert Spencer, Bat Yeor, Bush, Livni dan sebagainya di sisi lain yang menjustifikasi kejahatan perangnya sebagai” mission sacred” melawan kaum barbar. Masalah penjajahan Palestina dan Irak menjadi lebih seru misalnya daripada di Vietnam yang membantai  sejuta lebih orang Vietnam bagi kacamata jihadist karena tidak ada perendahan label suci Islam. Ahmed Shahi Kusuma di sini memuji analisa Marxisme yang dipakai Maxim Rodinson yang lebih jeli memandang persoalan zionisme yang rasis itu !!!

1 Komentar »

  1. […] Ditulis dalam Agama Pembebas, Marxist Abis, Palestina dan Marxisme, agama, bigot pada 9:46 am oleh kusumahk Pada tulisan saya (Ahmed Shahi Kusuma) terdahulu  tentang tokoh Marxis Prancis kita ini(https://ahmedshahikusuma.wordpress.com/2009/01/02/kuliah-kuliah-maxime-rodinsoni/ […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: