Januari 15, 2009

Keni, TKW Kita Sekali Lagi Dianiaya Di Saudi Arabia

Posted in Lingkungan dan Pembangunan pada 10:47 am oleh kusumahk

      

 

                              

 Untuk ke sekian kalinya seorang wanita kita dianiaya di Saudi Arabia oleh orang Arab Saudi. Kali ini Keni binti  carda Bodol ( 28tahun) yang mengalami luka bakar di tubuh dan wajah.   Ia dianiaya oleh majikannya dengan menggunakan seterika di wajah dan punggung, dan bahkan giginya rontok dihajar tuannya.

        Selain Keni, Sunemi binti  Suryadi ( 34 tahun) juga dianiaya di Kuwait. ia akan diperkosa oleh anak juragannya yang nomor 3. Karena Sunemi melawan maka  pemuda itu menusuk dengan pisau. Ia sempat dibawa ke RS tapi tidak dioperasi sehingga luka itu masih membekas.

       Apa yang dilakukan negara kita yang relijius ini ? Mennakertrans, penyalur TKW tersebut, memberi uang asuransi Rp 30 juta. Rupanya Keni sudah kapok ke luar negeri, ” Saya ingin tinggal di sini saja, uang itu akan dipakai modal usaha.” katanya sambil menitikkan air amata ( lihat  www.kompas.com/read/xml/2009/01/14/18340219/keni.dan.nemi.akan.tuntut.sang.majikan

berita ini akan terus berlaku selama negeri kita tetap memarjinalkan orang marjinal, sambil tetap memanjakan sektor formal seperti militer yang terus berkarnaval dan  terus menghabiskan uang pajak, dengan sederet tanda jasa seperti anak TK.  Taman makam pahlawan hanya berisi orang penghabis APBN, seperti penghasil devisa pahlawan sejati terpinggirkan.

       Ingat Sara Balabagan Philipina ? Ketika kasus pembunuhan yang dilakukannya untuk menghindari pemerkosaan dari majikan tuanya di Arab, maka warga Phlipina membelanya ( meski Sara muslim) dan Sara lepas dari jerat hukuman Islam Wahabi yang dikagumi oleh MMI, Hizbuttahrir dan sejenisnya itu . Aneh sekali kenapa MMI,Asep Sobari, Hisbuttarrir cs tidak demo melawan hal ini ? Apa karena dilakukan muslim dengan mengggunakan” hukum Allah” ?

        Memang perlu dipahami bahwa hukum wahabi ini dipandang syariat islam yang menghalalkan budak. Bagi orang Arab Saudi cs ( Arab Teluk) budak halal disetubuhi sama dengan pembantu RT yang dianggap budak sementara penyalur TKW dipandang sebagai penyalur budak !dan sering akad “pembelian” TKW meenggunakan akad pembelian budak seperti jaman nabi. Jadi kalau di Indonesia  ribut poligami, maka di Saudi lagi diributkan hukum menyetubuhi tenaga kerja asing wanita. Ahmed Shahi Kusuma menyayangkan gerakan kebangkitan islam tanah air sangat dipengaruhi simplifikasi ajaran Wahabi !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: