Januari 29, 2009

PKL Adalah Wujud Kegagalan Negara

Posted in Anarkisme, Lingkungan dan Pembangunan, Marxist Abis pada 1:01 am oleh kusumahk

                           

              Gambar di atas sudah sering kali terlihat. PKL dianggap melanggar ketertiban karena menggunakan lahan yang byukan haknya.

               Ok, hal itu mungkin benar tetapi kita lihat sering terjadi reaksi yang berbeda dari pihak PKL itu sendiri sehingga sering terjadi bentrok.

              Apa latar belakang dari hal tersebut ?

            Ahmed Shahi Kusuma melihat bahwa para pemikir dan peletak dasar pembangunan kita masih dipenuhi dengan paradigma jaman Soeharto yang merupakan komprador imperialisme ekonomi barat. dalam diskursif para pemikir model pertumbuhan ekonomi yang dijiwai semangat Marshall Plan yang cocok untuk etos anti feodalisme Barat itu tidak bisa diterapkan di negeri kita. Dasar dari etos model Soeharto ini adalah strukturalisme macam Emile Durkheim dan Max Weber  ataupun derivasinya macam Talcott Parsons. dan harus diingat kedua tokoh ini yang paling disebut dalam kuliah2 sosiologi ataupun politik. Sebuah pemikiran laternatif macam Marxisme ataupun Anarkisme adalah tabu. Kalau sudah begini maka akan terus berulang peristiwa penggusuran PKL ! tanpa solusi.

           Harus dipahami bahwa para PKL tidak pernah makan uang pajak, seperti para birokrat, wakil rakyat, atau militer “kita”. Sebagaimana TKI mereka anak tiri dari proses pembangunan bangsa kita. Selama PKL dianggap sebagai pengotor kota ( tapi DPRD , dan Koramil tidak ?) maka penggusuran oleh satpol PP akan terjadi terus.

            Anarkisme mendukung PKL karena gerakan ini adalah sebuah alternatif dari masyrakat yang ingin bebas dari tekanan sistem yang digelar negara  secara sepihak. Sementara Marxisme melihat PKl sebagai sebuah gerakan kerakyatan sebagai hak untuk untuk tetap survive dalam konflik kelas !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: