Februari 9, 2009

Zionisme Penjajah Tidak Ada Hubungan Dengan Tanah Palestina

Posted in Aksi Teroris, zionis imperialis pada 4:27 am oleh kusumahk

   

        Tidak ada ideologi lebih buruk di dunia ini selain mengagungkan ras atau agama bagi Ahmed Shahi Kusuma. Terdapat beberapa negara yang mendasarkan pendirian agamanya atas dasat agama tertentu, dan itu sudah buruk bagi Ahmed Shahi Kusuma seperti  Saudi Arabia ( yang mendasarkan apa yang disebut  mereka sebagai negara Islam, padahal negara fikih) atau ras tertentu seperti  dulu Afrika Selatan.  Ahmed Shahi  Kusuma menyesalkan juga munculnya fundamentalisme sempit di India saat ini yang membonceng gerkan Bhratia Jannata party atau yang lebih ekstrim Shiv Shena yang ingin mengubah India sekuler menjadi negara Hindu. India yang dikenal Ahmed Shahi Kusuma adalah India yang sosialistis, yang berusaha mengedepankan sekulerisme dan persamaan hak, maka fenomena menguatnya partai agama di sana adalah hal yang tidak menyenangkan.Untuk hal itu, Ahmed Shahi Kusuma bangga dengan Indonesia yang tidak menunjukkan bahwa negeri ini berdasarkan lambang dan lagu kebangsaan serta isi konstitusi yang tidak sektarian. Hidup merah putih !

        Di dalam kaitan itu, maka Israel memiliki  rasa fasis dari dua sudut. satu mendirikan negara atas dasar ras Yahudi ( teruatama Eropa), dan berdiri atas agama tertentu yaitu Yahudi , yang menudukkan warganya yang Arab ( baik muslim, maupun Kristen) pada level aborigin yang tinggal di Ghetto.

         Sesungguhnya Israel adalah gerakan jahat dengan pendekatan fasis yang sangat kasar. Mari kita analisa. Pendiri gerakan ini yaitu Theodore Herzl, yang merupakan wartawan Yahudi  Hungaria (1860-1904) mendirikan gerkan ini untuk sebuah tempat negara bagi sebuah komunitas Yahudi agar bebas dari antisemit Eropa yang memang mengganas. Para bigot Eropa terus menebar kebencian pada orang Yahudi yang didakwah membunuh Yesus, dan sebagaimana orang Islam ( aktifis Islam ) percaya pada konspirasi Yahudi yang sebenarnya sangat diragukan buku itu kebenarannya, maka dapat dipastikan bahwa  Yahudi sangat diincar. tetapi berkebalikan dengan pandangan post- Israel bahwa  seperinya antisemitisme tidak ganas di Jerman saat itu. Seakan-akan pada masa itu penuh dengan perburuan Yahudi, ya dan tidak… Di Rusia , Ukraina dan sejenisnya ya, tetapi tidak di Jerman.Menyadari bahwa gagasannya tentang Judenstat tidak menarik orang Yahudi intelektual di Berlin, Vienna atau Praha,Herzl mengubah lokasi Judenstat yang seblumnya nun jauh di Afrika ( Uganda atau Kenya) dengan tempat yang menimbulkan sentimen ras dan agama bagi Yahudi saleh yaitu Palestina yang saat itu dikuasai  Turki. Rupanya itu pun belum mampu merayu Yahudi-Yahudi intelektual maupun ahli, dan kaya. Herzl dianggap aneh, karena banyak dari orang Yahudi itu menganggap bahwa Jerman, Hungaria, dan sebagainya sebagai tanah air mereka. Mari kita cuplik tulisan berikut ini :

        ” The jewish  population of Germany was quite small: in 1900 it was only 497.000, or 0,95 percent. Jews were very proud of their many contributions to Germany economic and intellectual life; they considered themselves patriotic Germans and regarded Germany as an altogether desirable place to live…. German jews who felt that they already  had a homeland, had little enthutiasm for Zionism” (Perry, “Western Civilization” 1989)

          Memang kalau kita melihat bahwa banyak para prajurit Jerman pada perang dunia pertama adalah Yahudi, misalnya filsuf Ludwig Wittgenstein.Jadi zionisme Herzl adalah absurd bagi orang Yahudi Eropa barat saat itu, meskipun Herzl memakai sentimen tanah suci atau penuh  kenangan di Yerusalem. Jadi ringkasnya dunia saat itu tidak kenal dengan mitos perang armagedon macam Pat Robertson atau Wael Shoebat dari kelompok Kristen Zionis ( Christian zionism) atau ide perang jihadnya Hamas , dan Osama dalam melawan “Yahudi”. Problem Zionisme sesungguhnya ada pada tahun 1930an dan pastinya pasca perang dunia  kedua  , setelah  Hitler mengumandangkan bahwa Yahudi adalah setan. Sebenarnya orang2 Arab tidak memiliki problem antisemit, tetapi yang menarik adalah orang Arab yang diaboriginkan ini justru yang membayar kejahatan antisemit Eropa terhadap Yahudi.

       Di luar teori dari Kamal  Al Salibi, seorang sejarawan beragama Kristen Libanon yang terkenal dengan bukunya melacak asal usul Bible ( perjanjian lama) yang mengatakan bahwa orang Yahudi tidak pernah tinggal di Palestina, melainkan di sekitar Yaman dan Arabia sekarang, terlihat jelas bahwa para pioneer zionisme yang datang ke Palestina bukan semata-mata untuk mendirikan negara rasis Israel. Kisah untuk ini misalnya bisa dibaca pada buku klasik The Road to Mecca karya Leopold Weiss, banyak Yahudi yang cuek dengan ide Medinat Israel. Para penduduk Arab yang diaboriginkan ini kemudian menentang zionisme , jelas seperti kata George Habash, ” Zionisme adalah alat imperialisme Eropa untuk memecah belah Arab”. George Habash dan generasi sebangsanya tentu akan melawan orang asing yang tiba2 datang dan mengklaim tanahnya ( atas dasar agama dan ras lagi !). Perlu diketahui bahwa sudah terdapat banyak Yahudi Arab atau Mizrahi yang sudah hidup damai dengan orang Arab lainnya entah ia muslim, Kristen atau Druze ( untuk hal ini lihat gagasan Sami Shalom Chitritt, seorang Yahudi Arab yang menentang zionisme sebagai bentuk rasisme Eropa !). Generasi Arab masa George Habash akan berpikir sama  bahwa zinosme tidak lain adalah imperialisme Eropa dengan jubah kita suci.

         SEsungguhnya para zionis itu tidak lain menganut penyakit kejiwaan sebagai “panjan drum”, sebuah kondisi psikologis saat seorang merasa ia penting. Dan zionisme adalah wujud narsis kolektif itu. Kenapa ? karena mereka merasa sebagai bangsa unggul atau suci, dan tanah Palestina adalah tanah yang dijanjikan untuk mereka . ( Tuhan fasis?)

       Para penganjur zionis biasanya akan menekankan  bahwa Palestina Arab adalah tidak ada. Para penakluk Arab dari Arabia pada masa Umawi kemudian migrasi ke sana. Mari kita bantah argumen itu :

1. Sebelum Yoshua menaklukkan kota Yerikho, perlu diketahui bahwa kota itu dimiiki oleh orang Yebus. Dan orang Yebus itulah yang menjadi nenek moyang bangsa palestina sekarang.

2. Mitos bahwa terjadi migrasi besar2an muslim  Arabia ke Palestina. Sejarawan Palestina dan pengacara Henry Kattan yang beragama Katholik menyatakan bahwa hal itu tidak ada. Ahmed  Shahi Kusuma setuju dengan hal itu. Alasan Ahmed Shahi Kusuma  adalah bahwa banyaknya marga Arab Palestina  yang jelas ( apalagi yang beragama kristen) tidak berasal dari Arabia. Mari kita lihat, betul ada keluarga Husseini yang berasal dari Arabia ( sharif), tapi banyak dari mereka tidak berhubungan dengan Arabia. Contoh fam Hadad, yang merupakan keluarga Kristen Arab, justru baru beranjak  dari Yaman dalam 200 tahun terakhir di daerah Ramallah. Bagaimana dengan keluarga kristen Habash, tidakkah ini merupakan keluarga  yang sudah eksis sebelum kedatangan Islam sebagaimana juga keluarga Islam  Barghouti ? Jadi sangat keliru kalau menyatakan bahwa keluarga2 Arab Palestina banyak dari Arabia sekarang. Yang benar adalah mereka adalah orang2 semit pra-Arab yang terarabisasi selama gelombang penaklukkan Islam.

          Jadi jelas bahwa para zionis adalah orang asing yang tiba2 datang merampok tanah orang, persis seperti  De Houtman “menemukan” Jayakarta  , atau orang Inggris ” menemukan” Australia lalu membunuh aborigin, maka sama juga saat teroris Irgun menciptakan  Eilabun dan Deir Yassin !

8 Komentar »

  1. wong2ateis said,

    Bos, saya mau kasih cerita sebenarnya tentang sejarah yerusalem, yahudi, dan islahm..

    Pertama, yerusalem sebenarnya adalah ibu kota bangsa yahudi. Namun, pada saat ekspandi Muhammad dari masjidil haram ke masjidil aqsa, yerusalem pun dikuasai oleh bangsa islam. Jadi penekanan saya di sini perjalanan nabi dari masjidil haram ke masjidil aqsa adalah ekspansi kekuasaan muhammad kala itu bosss… hehehe…. bukannya ritual atau mitos…. hahahaha…….

    sejak saat itu bangsa yahudi lari ke eropa dan tinggal di wilayah negara-negara eropa.

    Hanya saja sejak era komunis di rusia dan era hitler di jerman, bangsa yahudi terusir dari eropa.

    Sejak saat itu mereka kembali ke tanah leluhur mereka, yakni palestina.

    Tanah leluhur bangsa yahudi meliputi yerusalem, mesir dan jazirah arab.

    Itu kan tertulis dalam kitab me4reka yakni kekuasaan musa.

    Lalu mengapa bangsa yahudi tidak mempermasalahkan ketika membunuh anak kecil.???

    Ingat bos.. dalam alkitab dan mitos islam yahudi, dikatakan, ketika musa dan nabi kidir sedang jalan2 dan mel;ihat seorang anak kecil yang tenggelam, dan nabi kidir membiarkannya. Tahu kan bos apa yang dikatakan musa “mengapa nabi kidir membiarkannya mati tenggelam??”

    Karena kelak dewasapun dia akan jadi penjahat… gitu kan bos… saya lupa gimana detilnya, namun saya yakin sampean tahu serita detilnya gimana…

    sama dengan islam yang menghalalkan membunuh bule2 yang dianggap kafir kan bos…

    hahahaha…

    Ya gitu lah bos… ya… jadi agama selamanya hanya inroleransi dan irasional belaka… mitos…

    Apa lagi kalau masuk dalam politik dan negara… wah.. tambah kacau tuh… buktinya israel dan palestina… ya tahu lah sampean maksud dan apa selanjutnya…

    Thank’s and salam ateis

  2. Ahmed Shahi Kusuma said,

    tenks atas komennya bung. Oh .. ya blog sampeyan haruse bisa di link-kan ke komen anda , jadi yang mau tau sampeyan kan langsung konek, OK…. Komen lagi ya….
    1. Tentang perang Arab- Israel, seperti yang sampeyan tau posisi saya adalah seorang Marxis, yang gak ada hubungannya dengan agama, omong kosong tanah suci dan sebagainya. Coba cek di blog saya, tidak ada satupun kutipan saya dari perspektif para islamis, saya cuma kutip dari PFLP, DFLP, para Marxist Amerika latin dan sejenisnya. Jadi saya tisak tertarik dengan kisah perjalanan isra’Miraj dan sejenisnya !
    2. Orang Marxis gak peduli tentang seseorang menyembah kadal, gajah, palang, atau apapun, tapi yang dilawan adalah represif dan kapitalisme,atau apalagi rasis atas dasar agama. Jadi sekali lagi saya tekankan gerakan Zionis adalah gerakan rasis yang mulai dengan menganggap dirinya bangsa terpilih karena ajaran rasis Tuhan fasis seperti itu ( Ulangan 14:2, ” Engkaulah israel bangsa terpilih,” atau,” Siapa yang melawan Yahudi dikutuk Tuhan,” ( kejadian 12:2-3). Mitos bangsa terpilih ini membuat Yahweh suka sesembahan darah Arab najis ! dan itu diulangi dengan takjub oleh Hizbutahrir dan sebagainya ( tulisan saya untuk fasis islam sampeyan bisa lihat). Untuk itu mereka mengklaim bahwa Yerusalem adalah kota mereka gara2 Tuhan menyuruh mereka ( Yoshua) menyerbu dan membantai orang Yebus, padahal orang Yebus ( yang dari situ kata Yerusalem berasal). yahweh tidak suka orang Yebus tapi Yahudi yang mulia.
    3. Saya setuju dengan sampeyan bahwa agama Timur Tengah adalah sebuah sumber perang karena klaim historis ( untuk hal ini lihat juga tulisan saya di blog ni tentang Hindu)
    4. Justru kalau kita tidak membela mereka yang dijajah berarti kita menyetujui perang agamanya Tuhan yang haus darahuntuk menyenangkanNYa dan segala sistem aparteidNYa
    Salam Pembebasan

  3. Ahmed Shahi Kusuma said,

    Tenks atas komennya. S’moga slalu tetap memberi komen, meski situs ini bukan milik orang relijius seprti anda, Mas? trumpet naviri.
    Yang saya tahu pandangan anda yang sangat relijius sentris itu, sangat sepihak…
    Gereja mapan Timur Tengah menolak pandangan anda yang bias zionis itu. Coba lihat di http://www.sabeel.org . Shalom !

  4. wong2ateis said,

    @ahmed (marxis) shahi kusuma, anda berkata :
    “Justru kalau kita tidak membela mereka yang dijajah”

    Yang dijajah sapa dan yang menjajah sapa??
    Ini adalah kesalahan nenek moyang mereka terdahulu bukan?? Lalu kalau kita melihat dari perspektif kemerdekaan berdasarkan PBB, maka kita sama halnya mendukung negara-negara boneka amerika bukan???

    Saya sendiri kurang paham, hanya saja pandangan saya kesana..

    Jadi yang perlu dilakukan oleh marxisme bagi saya adalah penghapusan negara dan pemerintahan… itu saja. Karena hal tersebutlah pangkal dari perang.. sedang agama dan tuhan hanya alat penggerak massa saja.. supaya tujuan negara tercapai..

    salam marxis dari pengagum marx horkheimer

  5. wong2ateis said,

    @Trumpet Naviri
    kalau anda menginginkan bung ahmed (marxis) sadar anda juga dong hahahaha…..

    salam

    wong ateis

  6. wong2ateis said,

    @shahi
    thank’s atas masukannya

  7. wong2ateis said,

    @shahi
    hahaha… iya nih.. seharusnya blog saya bisa di link.. sudah saya coba berkali-kali tapi gak bisa.. padahal ke blog yang lain bisa..

    saya tulis aja deh.. bagi rekan2 yang mau dialog lebih jauh tentang ateis silahkan kunjungi blog saya di http://wong2ateis.wordpress.com

  8. Ahmed Shahi Kusuma said,

    Tenks atas komennnya. Jadi begini, di dalam gerkan Marxisme Palestina, terdapat beberapa ragam, 1. PFLP yang didirikan oleh George Habash, ini yang paling radikal yang menolak Israel dalam bentuk apapun, gerakan ini pernah kesohor di tahun 1970an dengan tokoh2 seperti patrick Arguello ( di blog ini ada), Fusako Shigenobu dll 2. DFLP, tokohnya adalah Nayef hawatmeh, yang membatasi penyerangan terhadap Zionis di tepi barat, sejak awal mendukung gerakan bination 3. PCP, gerakan ini dipimpin oleh Emil Habibie ( alm) cs. Gerakan ini tidak bersenjata, sejak awal menyetujui pemisahan Israel_palestina sesuai PBB, berisikan anggota yahudi maupun Arab. Partai komunis Maki dan Hadash ( Israel) melanjutkan tradisi Partai Komunis ini. sama dengan garis Soviet yang menyetujui pemisahan Arab Palestina-Yahudi palestina dalam rencana PBB 1947.4 PFLP-GC. Gerakan ini dipimpin Ahmed Jibril berorientasi gerilyawan, banyak pendukungnya adalah kaum miskin, buta huruf, yang tinggal tanpa rumah di Libanon. dalam perang Gaza terbaru dipercaya kelompok ini yang meroket israel Utara ( bukan Hezbollah)
    Salam Pembebasan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: